Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Mei 2014

Lebih dari Pengerat







    
Nepotisme, kapan kau mati?
Anak, bapak mencurangi negeri
Binasakan kejujuran sang mentri
Inginkan kekuasaan pribadi
Lupa akan kewajiban
Lalai akan tanggungan
Apa yang bisa kudapat darimu?

Kasih Tak Sampai



am.jpg


 


Kasihmu mendekapku
Yang selalu kurindu setiap waktu
Kasihmu tak pernah pudar
Tetap setia laksana fajar

Sabtu, 06 April 2013

ಕಾವ್ಯ

Tak ada lagi harapan yg terucap dari bibirku
hanya tangisan air mata yg selalu membasahi pipi ini
kamu yg dulu ku sayang, yg slalu ku elu elu kan
kini tlah lenyap dari benak hidup ini
tanpa tersisa segenggam harapan
kau yg tlah menghancurkan segalanya
kau yg tlah memilukan hidup ini
kaulah sang pemberi harapan palsu
yg tlah mengumbar kata kata indah, bohong semata
kaulah sang pengukir hati, yg meninggalkan luka yg lara
dan kaulah orang yg dulu kucinta sepenuh hati, kini kubenci sepenuh hati
dulu kaulah segalanya
kini kaulah perusak segalanyaaa...


meskipun puisinya kurang bagus, majasnya kurang banyak, diksinya kurang tepat, and blablabla~
ndapapa :) yg penting puisi ini "My Handwriting" :)


thanks for all :)